Dosen Program Studi Akuntansi menjadi Pemateri pada Seminar Nasional
Transformasi Digital: Kunci UMKM Tangguh dan Berkelanjutan di Era Modern
SEMARANG – Program Studi S1 Akuntansi Universitas STEKOM Semarang sukses menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk "Peran Akuntansi Digital dalam Mewujudkan UMKM Tangguh dan Berkelanjutan" pada Selasa (23/7/2024). Acara yang digelar secara daring ini menghadirkan pakar akuntansi dari berbagai instansi guna memberikan wawasan strategis bagi pelaku usaha kecil dan menengah di Indonesia.
Salah satu pemateri utama dalam seminar ini adalah Lakharis Inuzula, S.E., M.Si., Ak. CA. CPTT. CIFRS., yang merupakan dosen ahli akuntansi dari Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL). Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa digitalisasi akuntansi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi UMKM agar tetap kompetitif.
Pentingnya Akuntansi Digital bagi UMKM
Lakharis menjelaskan bahwa banyak UMKM yang gagal bertahan bukan karena kurangnya permintaan pasar, melainkan karena pengelolaan keuangan yang masih manual dan tidak terukur.
"Akuntansi digital memungkinkan pelaku UMKM mendapatkan data yang real-time, akurat, dan transparan. Inilah fondasi utama untuk menciptakan bisnis yang tangguh dan berkelanjutan," ujar Lakharis dalam sesi presentasinya.
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam materi tersebut meliputi:
- Efisiensi Operasional: Penggunaan aplikasi akuntansi berbasis cloud yang mempermudah pencatatan transaksi kapan saja dan di mana saja.
- Akses Permodalan: Laporan keuangan yang terdigitalisasi dan rapi memudahkan UMKM untuk mendapatkan kepercayaan serta akses pembiayaan dari lembaga perbankan.
- Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Membantu pemilik usaha menganalisis tren penjualan dan biaya secara instan untuk strategi bisnis ke depan.
Mewujudkan Bisnis yang Berkelanjutan
Lebih lanjut, Lakharis Inuzula menggarisbawahi bahwa konsep "berkelanjutan" (sustainability) hanya bisa dicapai jika UMKM memiliki sistem pelaporan yang mendukung efisiensi sumber daya. Dengan akuntansi digital, pelaku usaha dapat memantau jejak finansial mereka dengan lebih ketat, sehingga meminimalisir pemborosan dan meningkatkan profitabilitas jangka panjang.
Seminar nasional ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, praktisi, serta para pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Indonesia. Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab yang dinamis, membahas tantangan teknis dalam mengadopsi teknologi akuntansi di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Universitas STEKOM Semarang dan para pemateri berharap dapat memicu semangat transformasi digital di sektor UMKM, demi memperkuat struktur ekonomi nasional yang lebih modern dan mandiri.
